TIPS PRAKTIKUM MME

(Tulisan ini dibuat untuk http://konversi.wordpress.com)

Praktikum MME sudah berjalan satu minggu. Pengalaman menjadi asisten ini adalah yang pertama bagi saya. Bagi praktikan, mungkin ini juga pengalaman pertama melaksanakan praktikum di laboratorium sebesar konversi. Sebagaimana kita tahu, praktikum MME seringkali memakan waktu yang cukup lama. Sayang sekali kalau kita tidak berhasil mendapatkan banyak manfaat darinya. Oleh karana itu, saya terinspirasi untuk membuat tulisan tentang tips meningkatkan kualitas berpraktikum kita. =)

Lama tidaknya waktu melaksanakan praktikum memang tidak bisa dijadikan sebuah indikator bahwa praktikum tersebut memiliki kualitas yang baik atau buruk. Namun sayang sekali kalau ‘lama’ tersebut terjadi karena ketidaksiapan kita melaksanakan praktikum. Sehingga ada baiknya kita melakukan persiapkan diri sebagai berikut:

  1. Sebisa mungkin mengerjakan Tugas Pendahuluan sendiri. Tugas pendahuluan yang dibuat sudah terstruktur dengan baik untuk membangun pemahaman kita tentang topik percobaan. Jawabannya pun cenderung mudah didapat di textbook. Pengalaman mengeksplorasi jawaban sendiri di buku adalah pengalaman membaca yang efektif dan tidak tergantikan dengan mendapatkan jawaban jadi dari orang lain. Kalaupun mentok, ajaklah teman, asisten atau dosen untuk berdiskusi.
  2. Membaca prosedur dan tujuan percobaan lagi dan lagi. Memahami keduanya memudahkan kita untuk lebih cepat ‘ngeh’ dengan jalannya percobaan serta lebih terarah.
  3. Menyiapkan log book. Tujuan menggunakan logbook adalah mendokumentasikan informasi yang relevan dengan percobaan. Ini terdengar sederhana, namun dalam kenyataannya, logbook yang terstruktur dengan baik dapat memudahkan kita selama dan sesudah percobaan. Target dalam tips nomor dua juga dapat tercapai melalui pendekatan ini.

Sedangkan selama praktikum:

  1. Safety first. Hal tersebut didapatkan dari pemahaman dasar teori yang baik, memperhatikan rating setiap peralatan (batasan arus, daya dll) dan mengurangi gerakan praktikan yang tidak perlu.
  2. Dokumentasi adalah 80% dari pekerjaan seorang engineer. Sebisa mungkin jangan pernah menghapus data dari logbook kita. Beberapa data mungkin salah, namun berikan sedikit coretan saja pada data tersebut sehingga masih tetap dapat dibaca. Data ‘yang salah’ mungkin dapat berguna untuk menyelesaikan permasalahan pengukuran atau bahkan bisa saja kembali menjadi data yang benar setelah dianalisis. Catat fenomena-fenomena yang terjadi untuk dijadikan bahan analisis dalam laporan.
  3. Dapatkan data yang jelas dan akurat. Jangan lupa mencantukan parameter-parameter yang tetap dalam mengambil sebuah data. Biasanya dalam percobaan kita mengamati pengaruh suatu parameter terhadap parameter lain. Dalam persamaan yang kompleks, pastikan parameter selain yang diamati dijaga tetap. Cara membaca alat ukur pun harus benar. Dalam alat ukur analog, pastikan kita tidak melihat jarum penunjuk dan bayangannya pada cermin sebagai dua bayangan yang berbeda.
  4. Bekerjalah sebagai tim. Berbagi pekerjaan menjadi sangat penting dalam percobaan. Satu-dua kali percobaan akan terlihat keahlian dari masing-masing anggota kelompok. Ada yang ahli mencatat, menggunakan alat yang hypersensitive, memimpin kelompok, membaca dari alat ukur dan lain-lain. Kalau sudah dapat terbaca, tinggal belajar bagaimana percaya kepada teman.
  5. Bandingkan terus data yang didapat dengan idealnya. Semakin sering kita melakukannya, sense engineer kita sedikit banyak akan terbangun.

Kemudian diakhiri dengan:

Diskusikan data dengan asisten atau teman sekelompok. Mungkin selama praktikum (terutama di awal-awal) kita belum bisa langsung menilai data yang kita dapat. Maka coba untuk meluangkan waktu bersama kelompok dan asisten mendiskusikan data. Sehingga analisa yang dilakukan di laporan lebih terarah. Waktu pengumpulan yang relatif singkat (satu hari), membuat momen ini akan sangat membantu. Hanya dibutuhkan waktu 3-5 menit untuk melakukannya.

Masih banyak hal yang dapat kita eksplorasi bersama untuk terus memperbaiki kualitas berpraktikum kita. Semoga tips di atas dapat dengan mudah diaplikasikan dan memberikan nilai lebih untuk praktikum kita kedepan!

Salam santai,

Adinda Ihsani Putri

Referensi:

http://physics.wm.edu/~inovikova/phys251/manual/logbook.pdf

http://www.uah.edu/writing/Word_files/lab_tips.doc

One thought on “TIPS PRAKTIKUM MME

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s