Sebuah Keputusan

Saat mimpi sudah semakin dekat. Saat raga mulai lelah menggapainya. Tiba-tiba sesuatu yang tidak diinginkan datang. Mengganggu diri sampai ke relung sukma. Menusuk hingga ke dalam. Dan menyisakan luka teramat dalam. Dalam kondisi terpuruk, rasanya ingin menghilang dari keramaian. Menyendiri. Berdua, bersama Allah saja.

Ya Allah, tidak ada yang lebih baik dari pilihan-Mu. Tidak ada yang lebih indah daripada keputusan-Mu. Aku memohon, berikanlah aku selalu hidayah-Mu. Jauhkan aku dari pandangan yang semu yang membuatku menjadikan diriku illah, menjadikan dunia ini illah. Jernihkanlah pandanganku, dalam menggapai ridha-Mu.

Andaikan sesuatu itu baik bagiku, maka mudahkanlah ya Allah. Andaikan sesuatu itu buruk bagiku, maka jauhkanlah dengan cara yang baik menurut Engkau. Ya Allah, diri ini masih menggunung dosa-dosa dan maksiat, ampunilah ya Allah. Ampuni aku, beri aku hidayah-Mu.

Jika aku mengecewakan orang lain atas keputusan ini, maka lapangkanlah hatinya Ya Allah. Untuk menerima keputusan ini.

Tetapkanlah segala hal dalam hidup ku, sehingga apapun yang menjadi jalannya, adalah jalan menuju peningkatan ilmu kami dan iman kami kepada-Mu. Aamiiin.

Bismillahirrahmaanirrahiiim. Keputusan ini dibuat.

Bandung, Mei 2018

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s