Marital Success Training (Part 9)

Jurus Tango suami istri. Ini menarik deh. Jadi ada banyak tema dalam berumah tangga yang harus clear dari awal. Yaitu adalah mana tema-tema yang itu masing-masing sifatnya bagi suami istri? Mana yang harus dilaksanakan bareng-bareng suami dan istri? Mana yang harus ikut suami aja di tema itu? Mana yang harus ikut istri aja di tema itu? Dan mana tema-tema yang masih versus? Artinya masih suka konflik. Gak jelas ini mau ikut siapa, mau dikerjakan bagaimana?

Nah, ini harus coba dilist dulu tema-tema apa yang sering muncul di keseharian. Dan tentukan. Diharapkan dengan jelas begini, jadi enak jalaninnya. Ingat potensi masing-masing juga. Jangan menaruh tema-tema dengan salah. Siapa yang lebih baik memegang tanggung jawab pada tema itu?

Nah ini nanti ada kaitannya juga soal keuangan. Dan keuangan itu masih menjadi momok cikal bakal perceraian. Maka kalau tidak disikapi dengan bijak, bisa menjadi bencana dalam rumah tangga.

Ada beragam tipe mengelola keuangan. Uang suami=uang suami, uang istri=uang istri. Uang suami=uang suami, uang istri=uang suami. Uang suami=uang istri, Uang istri=uang istri. Uang suami=uang istri, uang istri=uang suami. Nah, mana yang diinginkan? Ini harus jelas di awal.

Dan dalam mencari rejeki, banyak hal yang sering mengganggu. Apa itu? GENGSI! Maka ketika rejeki datang dari segala arah, kita menepisnya dengan GENGSI!

Pak Asep cerita soal mengisi parenting di stasiun TV swasta yang gajinya itu kecil sekali. Bahkan mahalan ongkos Tasik-Jakartanya daripada gajinya. Tapi suatu ketika dia pernah bantu benerin mobil orang, eh uangnya yang didapat puluhan kali lipat dari gaji di TV swasta itu. DI TV swasta dia make jas, dikenal orang, intelektualitasnya nampak. Saat benerin mobil itu yang dipake tenaga, kerjanya keras. Dan bisa dilakukan oleh orang yang gak perlu kuliah psikologi susah-susah. Termasuk bisnis domba.

Selain gengsi, ada masalah lain. Manajemen keuangan. Ini kadang tidak ada bekal. Sehingga gak sadar punya kebiasaan boros, berhutang dan kalau ini berlebihan, bisa mengganggu tatanan rumah tangga. Jangan sepelekan.

Mulailah komunikasikan keinginan masing-masing. Tentukan pengelolaan keuangan yang bisa mencapai tujuan berkeluarga di awal. Belajar lah juga mengelola keuangan kalau gak punya skill nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s