Gak Ada Khaleed, Baca Buku Parenting

Tiba-tiba perasaan ini jadi sedih pas mulai baca buku parenting. Kesimpulan sementara saya, menjadi Ibu-Ibu itu harus menjaga kewarasan. Harus memahami anak dengan sangat baik. Nah, salah satu ngemaintain kewarasan ini, berdasarkan pengalaman saya adalah terus belajar mengenai anak. Entah lewat baca buku, entah lewat seminar atau diskusi dengan seseorang yang ahli atau berpengalaman dalam mengasuh anak dengan baik.

Karena manusia ini emang dasarnya suka lupa. Jadi perlu diingetin terus. Nah, dulu, saya sering dan rajin banget ikut seminar parenting pas Khaleed masih bayi. Dan menurun sekarang. Bahkan baca buku juga. Pas kemarin ditinggal Khaleed liburan, saya jadi gak banyak kerjaan. Saya memilih buku dan kemudian membaca buku Positive Parenting. Intinya tentang kedisiplinan.

Kalau dulu pas lagi rajin, Khaleednya masih bayi, jadi cuman afal cangkem aja. Nah, sekarang pas Khaleed masuk usia Pre-Schooler, baca buku ini lebih tersentuh dan mikir. Jadi sedih sendiri sih. Karena jadi sempat teringat masa-masa emosional yang membuat saya memperlakukan Khaleed secara tidak adil dan positif. Maafin Bunda ya Mas.

Sekarang saya jadi lebih termotivasi lagi untuk mengendalikan emosi. Dimana biasanya emosi saya juga dikendalikan oleh beban pikiran saya. Semoga saya bisa lebih baik lagi dalam mengelola emosi dan mengasuh Mas Khaleed, juga adeknya, setelah mendapatkan pengetahuan dari buku yang sedang dibaca sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s