Yoghurt ODISE

Pertama kali ngerasain yoghurt ini, langsung teringat sama yoghurt di Korea yang suka dibeli pas hamil Khaleed. Jaman dulu hamil Khaleed gak ada ceritanya mie ayam, baso tahu, jajanan pasar, dan lain-lain. Bahkan buah tropis! Kebayang kan betapa lidah ini gemes pengen makan makanan indonesia, tapi yang ada malah kimchi. Alhasil mulut jadi kasian, pengen makan sesuatu tapi gak kesampaian. Kadang jatuhnya juga jadi males makan masakan korea. Sampai akhirnya rada tumbang dan mulai realistis. Udah, makan yang ada aja. Gak usah mikir yang gak ada. Akhirnya mulai lah hidup sehat. Makan apa adanya yang penting sayur, protein dan karbo terpenuhi. Minum susu. Dan untuk menghilangkan keenegan, makan yoghurt. Yoghurt itu dimakan apa diminum ya?😀

Kalau pas dulu sih dimakan. Karena yoghurt yang dikonsumsi pas hamil Khaleed itu kentel banget. Mengenyangkan dan gak menghilangkan rasa aneh di mulut. Saya percaya, rasa aneh di mulut biasanya dikarenakan terlalu banyak zat yang gak sehat. Hal ini pernah saya rasakan ketika beberapa kali membandingkan makan buah yang dikupas sendiri dan buah yang suka dijual tukang rujak di pinggir jalan. Kayaknya ditambahin gula atau dicelup ke pewarna. Soalnya warnanya menggoda banget, dan rasanya biasanya manis. Tapi menyisakan rasa gak enak di mulut tiap mengkonsumsinya. Terlebih katanya, perempuan hamil lebih sensitif karena dia akan berusaha melindungi bayinya dari hal-hal yang gak baik buat bayinya.

Nah, pas nyobain yoghurt ODISE ini beda. Pertama dia gak cair dan rasanya gak aneh. Gak aneh teh, ke perut gak sakit, ke mulut gak menyisakan rasa yang aneh. Sejak konsumsi pertama kali, saya langsung mikir, wah mesti rutin nih konsumsinya. Enak, sehat dan gak terlalu mahal. Apalagi kalau beli yang 1 L.

Jadi pas sekarang mulai agak sering tumbang karena gizi kurang seimbang dan cuaca yang luar biasa panas, mau mulai lagi ah kebiasaan sehat pas hamil dulu. Konsumsi yofhurt. Tapi karena pengen yang bener-bener gak kebanyakan gula, atau bahan-bahan aneh, pilihan jatuh ke ODISE.

Jadi penasaran juga akhirnya googling tentang yoghurt ini. Oh, ternyata yoghurt ini emang beda tipenya sama yang lain. Kalau ini lebih mirip seperti di negara asalnya di eropa sana. Kental. Dan ini yang saya suka. Bukan sekadar minuman asam.🙂

Semoga bisa jadi sumber energi yang sehat dan mengenyangkan.

2 thoughts on “Yoghurt ODISE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s