Teman Belanda

Baru ngeh. Di usia saat Khaleed bertemu dengan Noah, anak Belanda, di Daycare, itu mirip sama ketika saya kecil di Aceh dan memiliki tetangga bernama, Nicky, sama orang Belanda juga.

Cuman sayangnya pertukaran budaya Khaleed dan saya berbeda. Khaleed bertemu di Daycare yang kental dengan budaya Indonesia dan Islam. Sedangkan saya bertemu di daerah netral (komplek tertutup berisi pekerja yang sebagian besar pendatang dan orang Belanda). Sehingga ada kesempatan bagi saya melihat bagaimana suasana rumah orang Belanda. Begitu juga Nicky. Sedangkan Khaleed tidak memiliki kesempatan bagaimana suasana rumah Noah. 🙂

Tapi ada yang unik dari pertemanan Khaleed dan Noah. Khaleed terpengaruh kosakata Bahasa Belanda. “Nei” “Oto”. Kalau saya? Gak tahu, gak inget. Haha.

Udah aja tulisan teh cuman ngomongin ini. 🙂 Penting abis!