Mengeluarkan Harta di Jalan Allah

Sekarang ini suami bekerja, saya dapat beasiswa. Keadaan kami jauh lebih baik secara keuangan dibandingkan tahun 2009, 2010, 2011, 2012 dan 2013. Tetapi karena tahun ini kami sibuk menabung untuk rumah, di awal oktober yang bertepatan dengan Idul Adha ini kami lupa. Lupa kalau kami harus menabung untuk qurban. Mencatat ini mencatat itu untuk memenuhi kebutuhan rumah. Membuat skala prioritas belanja. Eh, bisa-bisanya lupa menganggarkan untuk qurban. Astaghfirullahaladzim.

Akhirnya menggocek kantung satu, dua dan tiga. Mengurangi anggaran ini itu, alhamdulillah cukup juga untuk berqurban. Betapa oh betapa kesibukan mengurus urusan dunia telah hampir melalaikan kami terhadap sesuatu yang lebih wajib, berqurban.

Kalau dihitung-hitung nafsu, rasanya ingin membeli sofa atau lemari untuk mengisi rumah. Tetapi itulah tantangannya. Selalu ingat pesan Umi yang berdasar ajaran Islam, yang namanya menyisihkan harta di jalan Allah itu harus selalu dilakukan. Baik lapang atau pun sempit.

Cukup kali ini terakhir menjadi lupa. Insyafkan kami selalu ya Allah. Agar selalu sadar bahwa kami di dunia ini hanya sementara. Mampir sekejap saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s