Makan Siang di ITB: Belum Menemukan yang Joss

Dah hampir sebulan jalan di ITB, dan menghabiskan waktu makan siang hampir sebagian besar hari-hari saya di ITB. Sudah mencoba beberapa kantin. Pertimbangannya harga, rasa dan kesehatan. Nah, harga murah menurut saya adalah yang bias didapat dengan harga tidak lebih dari 10.000. Rasa yang enak menurut saya, adalah makanan yang bias membuat hormone kebahagiaan saya bertambah setelah makan. Sedangkan kesehatan menurut saya adalah makanan yang satu porsinya bias menyediakan karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan sayur mayor. Satu lagi, serta disajikan dengan proses yang bersih.

Nah, setelah mereview ke beberapa tempat, sebut saja Prancis, Kantin Madiun, Kantin GKU Barat, Kantin Borju, Kantin Bengkok, Kantin Koperasi Karyawan ITB dan warteg belakang kampus, maka menurut saya yang paling cocok di hati itu adalah Prancis dan warteg belakang kampus. Mari kita review satu-satu.

Prancis. Prancis ini menyediakan masakan sunda yang beragam sekali makanannya. Bisa dibilang ini makanannya makanan rumahan. Jadi mudah bagi saya mendapatkan factor kelengkapan gizi. Selain itu, hampir semua rasa makanannya enak sekali. Yang bener-bener mantap adalah sambalnya. Selain itu, enaknya kita ambil sendiri tidak dipilihin porsinya seperti di warteg belakang kampus. Selain itu, dengan porsi yang lengkap, saya bias makan tidak lebih dari 10.000 rupiah. Luar biasa. Mungkin kelemahannya adalah tempatnya kurang elit. Habisnya mau ngomong kurang bersih lebih negative kesannya. Hehe.

Kantin Madiun. Nah, kantin ini dulu tuh legend banget enaknya. Ayam penyetnya, pecelnya, rawonnya. Tapi sekarang, hiks, jauh banget rasanya. Penyajiannya. Dan sayangnya, kantin ini harganya mahal dan tempat makannya kurang nyaman. Gelap. Hmmm. Sedih sih sebenarnya lihatnya.

Kantin GKU Barat. Kantin ini menyediakan menu yang variatif dengan harga yang variatif juga. Menyediakan makanan rumahan dan makanan lainnya. Misalnya nasi goring, mie, dll. Disini bias makan murah, tetapi porsi dan kandungannya gak sebanyak di Prancis. Jadi missal di Prancis 9000 dah 4 sehat, disini 8000 baru dapet nasi goring sederhana saja. Soal rasa, bias dibilang standar. Nah kalau mau mendapatkan porsi dankandungan kayak di Prancis, mesti gocek sekitar 12000 ke atas. Ditambah gak dapet air minum gratis. Kalau mau harus deposit dulu. Meskipun nanti dikembalikan. Tetapi kantin ini relative lebih bersih dibandingkan Prancis dan kantin madiun. Luas juga. Tetapi walaupun luas, karena GKU Barat merupakan salah satu pusat perkuliahan di ITB, jadi ya rame.

Kantin Borju. Menurut saya yang bikin nyaman di kantin ini adalah dia dekat lab saya dan relatif cepat prosesnya. Walaupun harganya mahal. Lebih dari 10000 untuk porsi yang besar dan sehat. Tetapi air minum dapat gratis dan dapat menemukan makanan-makanan yang relatif beda. Ada kayak katsu, tofu, gitu-gitu deh. Rasanya juga bias dibilang enak. Tetapi kurang nikmat buat say amah. Kebersihan OK. Layout nya juga asik.

Kantin Bengkok. Berbeda dari kesan ketika dulu kantin ini baru ada di ITB jaman saya tingkat 1 kuliah sarjana. Dulu kesannya kantin init uh sepi, makanannya variatif dan harganya moderat. Tetapi sekarang kesannya jadi kayak kantin mahal dan penuh sesak. Apalagi saat jam makan. Tapi wajar sih menurut saya, karena makanannya enak-enak. Dan juga variatif. Walaupun beberapa kali kesana ada beberapa menu yang habis atau tidak tersedia. PHP gitu lah. Kebersihan jadi gak terlalu bagus. Harga ya mahal dibandingkan warteg dan Prancis mah. Tetapi kelengkapan gizi insya Allah didapatkan. Sayangnya, gak ada air minum gratis. Hihi.

Kantin koperasi karyawan ITB. Disini saya baru mencoba satu stand memang. Tetapi kesimpulan yang bias ditarik, harganya mahal ya bo. Salah sangka saya. Ayam penyet dibandrol 16000. *Shock* tapi emang lebih bersih sih. Tapi, again, gak ada air minum gratis. Asiknya makan disini, dekat bank, dekat minimarket. Jadi kalau makan mau sambi ngapa-ngapain masih asik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s