Till We Meet Again, Offer Letter

Kali kedua dapet over letter untuk melanjutkan PhD. Alhamdulillah. Mungkin itu yang bisa saya panjatkan. Karena gak ada hal lain yang bisa saya lakukan, selain berterimakasih kepada Allah dan menunda untuk melanjutkan kuliah. 

Kadang sempat takut apakah ini bagian dari kufur nikmat? Apa Allah bakal kasih saya kesempatan yang sama nanti? Apa nanti saya masih sesemangat saat dulu mulai aplikasi PhD? Apa saya nanti masih mumpuni belajar ilmu-ilmu baru sedangkan saya kelamaan stay di rumah?

Ketakutan itu ada. Tapi hidup adalah pilihan. Dan setiap pilihan pasti ada resiko. Resiko harus, minimal, diperkirakan sejak awal. Pilihan berikutnya adalah meminimalisir resiko negatif atau menyiapkan hati untuk ‘menerima’. Ini yang saya temukan tidak sesederhana saya menuliskannya. 

Sungguh Allah, kalau boleh meminta… Kali ini saya tidak meminta dapatkan ini, dapatkan itu… Seperti yang selama ini saya selalu minta… Kali ini, saya meminta untuk jaga impian dan semangat saya yang satu ini ya Allah… Sampai menurut Engkau ada waktu yang tepat… untuk saya, Khaleed dan Ayah… dimana waktu itu adalah waktu terbaik sesuai pilihanMu untuk saya melanjutkan lagi mimpi PhD… 

Saya yakin, Allah lebih tahu mana yang terbaik bagi hambanya…. Bismillah. Till we meet again, dear offer letter…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s