Khaleed dan Car Seat

Di balik sedih karena kangen berats ditinggal Ayah belajar di Korea, ternyata ada hikmahnya juga. Salah satunya adalah bisa secara konsisten membuat Khaleed duduk di car seat saat berkendara. Sejak umur 3 bulan, saya selalu membawa Khaleed kemana pun saya pergi (ya.. kecuali kalau ngantor atau ngajar). Mau tidak mau, sebagai supir andalan Ummi, kapan pun akhirnya selalu saya yang menyetir. Bisa saja sebenarnya Khaleed digendong siapapun penumpang mobilnya. Tapi itu kan tidak selalu. Akhirnya, daripada beubah-ubah, lebih baik secara konsisten, ada tidak ada penumpang lain, Khaleed duduk di car seat.
2013-08-16 16.57.00
Sejauh ini saya merasa menggunakan car seat lebih aman. Anak duduk, disabuk. Kalau ada guncangan tidak terlempar kesana dan kesini. Selain itu, untuk Khaleednya sendiri, dia bisa beristirahat. Duduk dengan nyaman, gak pegel dengan diubah-ubah posisi duduk. Lebih gampang tidur juga. Trus buat orang dewasanya, tidak pegel menggendong. Selain itu juga, orang dewasanya juga bisa istirahat.
Tapi soal car seat ini kita harus persisten. Karena gak selamanya Khaleed mau didudukin di car seat. TErgantung moodnya. Salah satu cara supaya Khaleed mau di car seat, biasanya adalah dia harus dimasukkan ke mobil langsung ke car seat. Jadi jangan didudukin di tempat lain dulu. Saya pun saat berkendara, pastikan Khaleed kenyang dan tidak haus. Selama perjalanan pun membawa mainan yang seru dipegang. Sebelum MPASI, selalu bekal ASIP. Pas sudah MPASI, bekal snack dan minuman jus atau air putih.
Tantangan yang paling berat itu justru kalau sedang bersama orang lain dan Khaleed menangis. Kalau sedang berdua saja, Khaleed nangis, saya bisa berhenti dulu. Atau kalau jarak tinggal dekat, saya tetap menyetir dan da menangis. Biasanya dengan dikasih pengertian, lama-lama berhenti. Kalau ada orang kadang gak enak mau berhenti. Membiarkan Khaleed menangis kalau jarak pendek pun, beberapa orang merasa tidak tega dan mengeluarkan Khaleed dari car seat. Padahal pada bayi, konsisten itu penting. Sekali break the habit, susah buat dia balik lagi.
Tapi alhamdulillah sampai sekarang Khaleed jadi terbiasa. Bahkan lucunya, sekarang saat sudah bisa jalan, jika dia merasa bosan, biasanya sih karena pengen ASI, dia minta turun dan diberikan ASI. Tapi saat sudah selesai, dia pindah sendiri menuju car seatnya. Bahkan pernah pas masuk mobil banget, niatnya saya mau mengganti baju Khaleed dulu. Ternyta dia ngamuk tidak mau diganti baju dan langsung pindah duduk sendiri di car seat nya. Duduk terdiam seolah berkata, “Ayo Bun kita jalan. I am already on my seat!”😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s