Drink With Manner

Baru aja ikut makan-makan lab yang entah dalam rangka apa. Awalnya berat sekali rasanya ikut. Karena saat ini saya sering sekali meludah. Dan merasa gak nyaman kalau harus berdiam lama, tanpa kudapan atau tanpa tempat membuang ludah. Terlebih menunggu profesor datang, lama sekali, rasanya tersiksa mulut ini. Dingin. Pusing. Sempurna.

Sampai akhirnya profesor datang, dan kami berangkat. Ke rumah makan Korea. MEndengar rumah makan Korea, saya agak mual. Entah kenapa akhir-akhir ini jadi agak sensi sama rasa masakan Korea yang menurut saya cenderung kurang nampol. Dan ujung-ujungnya malah bikin eneg. Dan sesi itu pun terlewati. Sampailah ke rumah makan yang dimaksud, rupanya kita makan kalguksu.

Diawali dengan pindahnya saya ke meja tepat di depan profesor, akhirnya pembicaraan dimulai. Awalnya basa-basi kabar dll. Sampai sempet nyangkut ke pembicaraan tentang mimpinya untuk membantu orang2 yang tinggal di tempat terpencil di Indonesia atau amerika latin dan tinggal selamanya disana. Sampai ke topik Drink With Manner.

Awalnya saya bertanya, umur berapa di Korea sesorang boleh mengkonsumsi alkohol? Lalu beliau menjawab, 20 tahun. Namun pada kenyataannya, orang tua di Korea mengajarkan anaknya minum sejak dini. Bahkan usia sekolah dasar. Saya kaget. Wew. Kenapa Prof? Lalu dia menjelaskan.

Di Korea budaya minum sangatlah penting. Sehingga anak dari kecil harus diajarkan manner tentang minum. Kalau tidak mereka hanya akan menjadi unpolite-drunkard-and-lonely-guy. Karena budaya minum ini bukan sekedar untuk melepas stress, lebih dari itu, ini adalah soal hubungan antar manusia. Hanya orang-orang yang stress dan kesepian yang minumnya sendirian. *terdengar naas*

Dan lebih baik diajari di keluargga dari awal. Daripada seorang anak belajar minum dari teman sebayanya yang mungkin tidak mengerti bagaimana tata cara minum yang benar. Lalu saya bertanya, apakah profesor mendidik anaknya juga? Sure, jawab beliau. Apa yang Prof ajarkan? Salah satunya adalah tempo. Tempo ini katanya penting. Supaya minum-minum, bukan hanya sekedar mabok. Puas. Lepas stress. Jangan terlalu cepat.

Dan ketika Prof melanjutkan tentang berbagai manner lain, saya dibuatnya bengong. Ternyata emang banyak banget tata  caranya. Bagaimana menyediakan minum untuk senior, teman dekat. Berbeda caranya. Bagaimana posisi tangan, badan, memegang gelas dan botol secara bersamaan. >_< Banyak. Dan ternyata teman-teman Korea saya pun gak banyak tahu sampai sedetil itu.

Makanya Prof akhirnya bilang, ini penting, saya harus mengajarkannya kepada mahasiswa-mahasiswa saya. Karena anak muda Korea sekarang banyak yang tidak tahu atau mengerti tentang ini.

Budaya minum di Korea sejak awal saya melihat. Tidak ada rasa takut untuk berbicara dengan orang-orang yang minum. Mereka mabok, tapi mereka super polite. Dan menurut gw, mereka mabok sebagian karena budaya. Bukan karena dasarnya seneng mabok-mabokan.

Berbeda sama di Indonesia. Rata-rata yang mabok itu bikin serem. Dan membuat saya memilih jalan lain kalau harus jalan kaki ke dekat orang-orang yang minum. Bikin serem kalau di Indonesia ketemu orang mabok.

Kalau di Korea minum itu bentuk suatu kepatuhan terhadap budaya. Karena budaya disini menuntut orang untuk jago minum. Tentunya dengan manner tertentu.

Sedangkan kalau di Indonesia yang mayoritas muslim. Dan di Islam itu minum itu dilarang (Disini saya gak ngomong non-islam yang memang boleh  minum ya). Kesan yang saya tangkap minum itu menjadi suatu pelanggaran terhadap aturan agama. Jadi bukan orang yang islamnya taat yang minum. Kalau ada muslim minum, yaitu menurut gw suatu pelanggaran. Bukan kepatuhan.

Beda sama disini, meskipun lo gak suka minum (kalau agama lo boleh minum) mereka akan tetap minum, sebagai bentuk kepatuhan terhadap budaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s