Rumah Sakit Traditional di Korea (한의원)

Bukan pengalaman menyenangkan memang sakit di tanah rantau. Tapi boleh lah untuk diceritakan.🙂 Kali ini saya akan menulis tentang rumah sakit tradisional di Korea. Nama koreanya 한의원 (haneuiwon). Apa sih rumah sakit tradisional? Apakah semacam pengobatan alternatif? Dukun? Nah, penasaran kan (sok iye pisan). Jadi di Korea Selatan ini ada semacam kompetisi dalam bidang kesehatan. Kenapa dibilang kompetisi? Karena keduanya sama-sama bersaing dan punya kekuatan yang serius.🙂

Kompetisi itu adalah antara , sebut saja, RS modern dan RS tradisional. Pertama kali mendengarnya dari Prof saya, saya pikir rumah sakit tradisional ini tidak terlalu banyak, dan lebih ke arah “alternatif’. Tapi rupanya tidak. KEtika saya menulis 한의원 di naver. Ternyata di daerah saya tinggal, RS tradisional itu jumlahnya banyak. Dan cukup bisa dikatakan, menjamur.

Berdasarkan cerita Prof saya, yang kebetulan istrinya juga dokter di RS modern, jadi dua RS ini punya kekuatan yang sama besar. Dan bisa dibilang bersaing. Karena orang-orang di RS modern, tidak akan merekomendasikan anda untuk mendapat pelayanan dari RS tradisional. Begitu juga sebaliknya.

Perbedaan yang mungkin bisa menggambarkan keduanya, adalah seperti ini. Misal, anda sakit demam. Nah, dokter di RS modern akan memberikan obat untuk mengobati demamnya. The fever its self. Sedangkan kalau di RS tradisional, dokter akan mencari apa penyebab demamnya? Apakah karena terlalu lelah bekerja sehingga ada fungsi organ yang terganggu? Atau apa? Untuk kemudian menyembuhkan penyebabnya dengan menggunakan metoda terapi atau kalau dibutuhkan, baru memberikan obat. Obat disini lebih ke bahan-bahan alami dan resep turun menurun di Korea.

Apa yang menarik dari RS tradisional? Yang menarik adalah pendidikan untuk dokter, perawat dan aneka tenaga pendukung disana bukan asal ‘ahli’ sekedar title kepercayaan orang-orang disekitarnya. Tapi untuk menjadi dokter atau tenaga di RS tradisional ini, diperlukan pendidikan seperti kedokteran modern. Kuliah. Ada S1, S2, bahkan ada S3. Jadi jika masuk kedokteran, bisa memilih mau yang mana.

Kenapa saya pergi ke RS tradisional ini? Karena kebetulan saya waktu itu sedang sakit dan hamil. Obat-obatan tidak baik dikonsumsi selama hamil. Sehingga pengobatan jenis ini dinilai lebih cocok menurut Porf saya. Saat itu ada pilihan terapi di RS tradisional ini. Akupuntur atau Tape therapy. Karena akupuntur tidak baik untuk ibu hamil, maka saya hanya menjalani Tape Therapy untuk mengurangi demam dan rasa mual yang berlebihan.

Soal apakah RS jenis ini dapat dipercaya? Saya tidak tahu pasti. Tapi kalau melihat jumlahnya yang menjamur dan keterangan soal tenaga nya yang bener-bener terdidik, rasanya tidak perlu ragu untuk mencoba. Apalagi jika anda terlalu khawatir terhadap efek samping dari berbagai pengobatan dan obat-obatan modern. Karena konon kata Prof saya, biasanya kalau pengobatan di RS tradisional ini, efek buruk jangka panjangnya lebih kecil dibandingkan memanfaatkan pengobatan modern.

Semoga bermanfaat informasinya. Semoga semuanya selalu sehat!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s