Siaran Kagok

Ada beberapa perasaan lucu yang saya rasakan setelah menikah dan hidup di Korea. Salah satunya adalah perasaan selama siaran. Dimana sekarang, kalau saya siaran di Radio PPI Dunia, ada orang selain saya di kamar. Harusnya tidak ada yang berbeda. Toh ketika siaran biasanya saya membayangkan di bumi bagian mana ada pendengar yang membuat saya seolah sedang berbicara dengan mereka. Tetapi melihat wujudnya nyata dan berada dalam satu ruangan, lucu juga.

Lucunya seolah saya tidak menjadi diri saya sendiri. Banyak berfikir, kalau saya ngomong gini gitu, dia gimana yah perasaannya? Dan pertanyaan-pertanyaan lain. Well, anyway, kayaknya harus bisa, harus berusaha untuk menjadi diri sendiri dimana pun, kepada siapapun. Tapi bukan berarti seenaknya semaunya. Sebaliknya malah gimana harus melatih diri, supaya tetap bisa menghargai orang lain, tanpa harus menjadi orang lain.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s