Artikel Ilmiah Berbahasa Indonesia

Dulu saya malu banget kalau gak bisa bahasa Inggris. Ngerasa cupu. Seperti halnya kalau saya gak bisa Matematika. *no offense, ini bener2 sangat personal*. Jadi saat belajar waktu kecil Bahasa Inggris dan Matematika menjadi pelajaran penting kedua setelah Olah Raga. Haha. Teuteup. Alhasil sampai kuliah, Bahasa Inggris saya gak bisa dikategorikan buruk. Walaupun gak bisa dibilang excellent. Cuman bisa lah digeletakin di Amerika sendirian. Apalagi dikasih uang. Haha. Tetep bisa hidup lah.πŸ˜› *lebay*

Nah, pas saya ke Korea, saya mikirnya ini kan negara maju yah. Kayak saya ke Malaysia aja kali. Atau Singapura. Pasti bahasa Inggrisnya juga mantab-mantab orang sini. Tapi eh tapi. Gak juga ternyata. Banyak dari mereka yang bener-bener gak ngerti kalau kita ngomong bahasa Inggris. Kalau nangkap pun dikit. Apalagi kalau disuruh ngomong. Selain gak pede, pronounciation mereka yang unik (karena ada beberapa huruf yang gak bisa disebut) juga kadang membuat kita yang mendengarkannya bingung.

Dan akhirnya saya mendapatkan sedikit pencerahan mengenai kaitan kemajuan negara ini dengan bahasa Inggris. Dan gak ada kaitannya bo.πŸ™‚ Di Korea, untuk bidang saya sendiri, banyak sekali konferensi-konferensi ilmiah. Saya yakin di bidang lain juga begitu. Di bidang Power Electronics saja ada konferensi setiap musim. Artinya 4 kali dalam setahun. Dan paper-papernya menggunakan bahasa Korea. Walaupun ada juga yang berbahasa Inggris. Tapi tetep lebih mendominasi yang Korea.

Selain konferensi, saya ngeliat di lab saya, kadang ingin belajar dasar-dasar tentang keilmuan saya, dan pengen minjem buku ke teman lab. Gak banyak. Karena buku mereka banyak menggunakan buku berbahasa Korea. Terutama ilmu-ilmu dasar.

Walaupun bener yah ilmu memang sekarang dikuasai oleh negara barat yang memang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya. Tapi kalau boleh saya menggabungkan pengalaman saya melihat orang-orang disini belajar dan pengalaman saya membaca suatu blog ilmiah karya anak bangsa yang berbahasa Indonesia. Saya rasa menulis karya ilmiah, dengan menggunakan bahasa Indonesia, dan mudah diakses oleh banyak orang. Itu beneran bermanfaat. Ilmunya lebih kerasa luas aja manfaatnya. Soalnya kemungkinan orang yang mengakses dan kemudian mengerti, itu jadi banyak.

Dengan kata lain, kita bikin kemungkinan orang Indonesia pintar semakin banyak. Lebih efektif daripada mengakselerasi kemampuan bahasa Inggris secara sempurna. Kalau tulisan-tulisan ilmiah banyak yang mengakses, artinya simpul-simpul ilmu pengetahuan semakin banyak. Dan menurut saya, disana lah mulainya pengembangan IPTEK.

Saya punya link bagus untuk keilmuan saya –> http://konversi.wordpress.com

Mungkin teman-teman ada link lain di bidangnya masing-masing? Supaya kita bisa mengakselerasi pengetahuan kita.πŸ™‚

Salam hangat,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s