Hampir Lengkap

Hampir lengkap nih konotasinya seperti positif. Tapi yang saya ingin ceritakan adalah pengalaman sedih. Hiks. Hehe. Tapi gak sedih-sedih amat. Soalnya saya selalu merasa selalu ada hikmah dan pesan yang ingin Allah sampaikan dalam setiap kejadian dalam hidup. Maka walaupun kejadian ini sulit, tetapi saya tetap bersyukur atas pemberian kejadian ini.

Jadi ceritanya, untuk kali pertama, saya merasakan 2 jam bersama internist di Korea.πŸ™‚ Beruntung punya Prof. yang baik hati. Kebetulan istrinya juga dokter dan pandai berbahasa Inggris. Sejak bulan september, saya terkena penyakit. Yang saya sendiri tidak tahu itu apa. Sampai akhirnya saya banyak konsultasi ke dokter di Indonesia, dan banyak yang menyarankan untuk tes blablablaskopi. Lupa terus namanya, intinya untuk ngetes saluran pencernaan gitu. Adakah infeksi atau kanker usus?

Banyak yang bilang gitu, semakin takut kan saya. Dan bingung, disini mau mastiin tesnya bagaimana. Suatu waktu saya coba untuk datang sendiri ke RS dekat rumah. Dan berusaha menggunakan bahasa korea sebaik mungkin. Tapi nol besar. Keknya si suster salah nangkep penjelasan saya. Akhirnya sebelum bertemu dengan dokter yang ngurusin luka luar (yang mana bukan penyakit yang saya maksud), saya kabur. Heheehe.

Sudah berjalan 5 bulan sejak kejadian itu, saya terkena penyakit yang sama. Kali ini sangat mengganggu. Dan membuat saya tepar gak bisa ngapa-ngapain seharian. Akhirnya mencoba bantuan ke Prof. Untuk memberikan kontak istrinya yang bekerja di St. Mary Hospital. Dimana saya baru mengenalnya selama seminggu. Tapi dari perkenalan awal, saya melihat beliau begitu hangat, ramah dan perhatian. Dan juga, her English is excellent. Jadi saya mau berkonsultasi dengan dia.

Dan benar, tanggapannya baik sekali. Saya disuruh bertemu dia di St. Mary Hospital. Disana saya benar-benar didampingi. Dan beliau menjelaskan setiap detil pemeriksaan.πŸ˜₯ Saya jadi terharu. Benar-benar seperti Ibu saya sendiri. Jadi kangen Ummi. Hikshiks. Selama pemeriksaan saya benar-benar takut. Karena saya baru dua kali dirawat di rumah sakit. Pertama, pas dulu merantau di Batam. Kedua, pas sekarang ini, pas merantau di Korea.

Tampaknya beliau sangat peka dengan ketakutan saya, dan mengajak saya ngobrol banyak. Dan selalu bilang, jangan khawatir. Semua prosedur nya jelas. Dan ini Rumah Sakit yang bagus di Kota Cheongju. Wuaaaa. She’s like my mother. Really really like her. Thanks God.

Pengalaman di RS selama dua jam itu akhirnya selesai. Dua pemeriksaan yang menyiksa, tetapi sekaligus membuat saya lega. Bahwa saya tidak terkena penyakit serius. Kekhawatiran selama 5 bulan ini terungkap sudah. Dan memberikan pelajaran bagi saya, untuk selalu bersyukur atas segala nikmat Allah. Terutama nikmat sehat. Saya melihat langsung pemotretan saluran pencernaan saya. Karena hanya bius lokal. Dan subhanallah. Saya merasa, bagian tubuh yang tidak pernah saya lihat sebelumnya, ternyata sedikit terinfeksi. Dan itu karena ulah saya sendiri. Mungkin terlalu banyak makan mie dan pedas.

Saya semakin menyadari kalau kesehatan itu sangat berharga. Dan kebaikan orang-orang di sekitar kita adalah sesuatu yang harus disyukuri. Saya tidak pernah tahu kenapa saya harus mendapat Prof. Choi sebagai supervisor saya. Dimana beliau memiliki istri yang luar biasa baiknya ke mahasiswa suaminya. Membuat saya merasa semua ini sudah diatur Sang Pencipta. Dan meyakinkan saya, if You believe in God, He will always be at your side. And He will treat you always in the best way. Allah sangat mengenal saya. Beliau mengirimkan sakit ke saya untuk belajar banyak.

Belajar bagaimana menghargai kesehatan. Belajar bagaimana manusia harus berbuat baik kepada siapa saja. Tanpa mengenal latar belakang negara, pekerjaan, agama dan lain-lain. Dan yang terakhir. Selalu ikhlas menghadapi apa yang Allah berikan. Baik itu kenikmatan ataupun kesusahan. Karena semua bisa menjadi kenikmatan kalau kita ikhlas dan bersyukur.

Hampir lengkap? Ya, hampir lengkap suka duka hidup di Korea ini. Hehe. Senang, susah. Semoga esok selalu ada rencana yang jauh lebih baik dan dapat membuat saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Thanks God, You always be with me.πŸ™‚

2 thoughts on “Hampir Lengkap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s