Zone of Comfort

Rasanya sudah kita ketahui bersama kalau dalam hidup ini, kita selalu dihadapkan dengan banyak pilihan. Dari piilihan mudah sampai pilihan sulit. Dari pilihan milih baju warna apa yang mau dipakai, sampai milih pasangan hidup. Hehe. Dan semakin Dewasa, biasanya kita semakin bertanggung jawab dengan pilihan kita Sehingga kita akan berusaha lebih keras. Untuk berpegang pada apa yang sudah kita pilih.

Namun satu hal yang masih menjadi ganjalan di hati saya. Apa yang kita cari setelah kita memilih? Apakah sesederhana karena saya suka? Karena Tuhan suka? Atau apa yah?

Saya bertanya seperti itu, karena semalaman ini memikirkan tentang si mental dalam diri saya. Sudah berumur 22 tahun, tapi saya merasa mental saya masih lembek. Dan setelah berfikir keras, saya sering memilih sesuatu yang saya anggap akan membuat hidup saya lebih nyaman. Wajar gak yah? Continue reading

Lawan!

Mungkin judul tulisan ini sering anda dengar di jalan tempat orang demo. Atau nuansa-nuansa perlawanan lain. 😀 Kata ini terasa keras. Ya, dan memang kata ini keras. Saya coba katakan sekali lagi. Lawan!!!

Nah, tapi, pertanyaannya. Siapa yang harus kita lawan? Semua hal yang tidak benar, tidak adil, tidak sesuai aturan, dan kemelencengan lainnya. Semua yang seperti itu harus kita lawan.  Continue reading