Semua Ada Kadarnya

Aku ingin mengeluh. Atas keseharian ku. Betapa malang karena setiap harinya kuharus mendengar orang berbicara tentang keburukan orang lain. Dengan penuh semangat. Dengan tertawa lepas. Seolah kebanggaan melihat orang lain lebih buruk daripada kita.

Aku ingin mengeluh. Atas keseharianku. Betapa malang karena setiap harinya kuharus mendengar keburukan orang yang bahkan aku belum pernah mengenalnya sedikitpun.  Dengan gairah kegembiraan. Kegembiraan atas keburukan orang lain.

Haruskan kita menjadi baik dengan membuat orang lain buruk? Haruskah kita berkata diri kita baik untuk menjadi orang baik?

Cukuplah lingkungan yang merespon kita. Percuma kata-kata itu. PErcuma.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s