Terjebak di Logika

Seringkali saya berfikir. Lumrah, namanya juga manusia. Mencoba mencari alasan atau penjelasan dibalik semua kejadian yang pernah dialami. Menganalisa dan menemukan suatu jawaban yang saya nilai, ‘masuk akal’. Tanpa disadari, pemikiran seperti itu menjebak saya hanya menggunakan ‘logika’ dalam memandang hidup. Seolah tangan Tuhan entah berada dimana.

Keberhasilan yang dialami, ya karena usaha saya dan bantuan manusia lain  semata. Begitu juga dengan kegagalan, adalah kesalahan dari saya atau orang lain yang berhubungan. Saya seringkali lupa. Bahwa tak ada selembar pun daun yang jatuh di bumi ini, tanpa kehendak Tuhan.

Kehendak Tuhan juga bukan berarti saya selalu menyalahkan Tuhan di setiap kegagalan. Saya hanya percaya, Tuhan lebih tahu apa yang dibutuhkan hambanya. Misteri akan masa yang akan datang mungkin selalu menjadi kekhawatiran setiap manusia. Manusia berusaha merencanakan semuanya, detail, rapih,,, Namun, pikiran manusia terbatas. Ada saja yang dapat terjadi di luar batas pemahaman kita.

Oleh karenanya, saya merasa berkewajiban selalu berusaha melakukan yang terbaik saat ini. Mensyukuri masa lalu dan bertawakal akan hari esok. Hari ini adalah anugerah. Dan saya cukup percaya, Tuhan itu ada memegang diri saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s