MENUJU FINAL TENIS MEJA SE-RT

Perjalanan Bandung-Jakarta-Batam berujung di rumah saya. Sesampainyadi depan rumah, saya melihat ada ramai-ramai orang berkumpul. Ya, di pelataran mesjid depan rumah sudah dipasang dua buah meja tenis meja. Ada apa nih?

Belum sempat terjawab, eh, sudah ada teguran dari teman dekat rumah. Intinya dia mengajak saya untuk berpartisipasi di perlombaan tenis meja se-RT. Wah, menarik, pikir saya. Saya setujui saja tawaran itu. Besok malamnya pertandingan dimulai.

Bayangkan, saking range umurnya tidak dibatasi, di pertandingan pertama, saya berhadapan dengan seorang nenek berusia 60an. Waduh,,, Gimana nih? Tapi akhirnya di-WO. Soalnya neneknya jadi takut capek gara-gara lawan anak muda. Hehe. Padahal belom tentu nek. Kali nenek ini lebih jago. Tapi ya sudahlah.

Kemudian, di pertandingan kedua, saya bertemu orang yang sekampus dengan saya. BEda jurusan, sering lihat, tetapi tidak kenal. Dan akhirnya saya menang dua babak langsung. Sepertinya dia sudah kalah mental duluan. Hihi. Seru juga nih lama-lama. Pertandingan itu membuat saya lolos ke perempat final besok.

Hari ini, tepatnya beberapa jam sebelum saya memasukkan postingan ini. Saya mengikuti dua pertandingan. Lagi-lagi, satu WO. Dan satu lagi bertanding melawan jagoan RT. Luar biasanya, lawan saya adalah ibu-ibu berusia 50 tahun. Lebih lagi, saya menang tipis, 2-1. Di babak pertama, saya kalah. Tampaknya kalau di atas angin, mental saya jelek. Sehingga permainan hancur, padahal sempat memimpin.

Di babak kedua, saya belajar dari sebelumnya. Berusaha lebih tenang, fokus, tidak menyepelekan lawan dan mengatur kekuatan pukulan. Alhasil, saya berhasil memenangkan babak itu dengan skor tipis. Ya, dengan Juz. Di babak ketiga, saya sudah mulai mendapatkan feel nya. Dan bermain lebih lancar dan menang mudah.

Wah, ramai orang menonton. Awalnya agak malu. tapi ini kesempatan untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Banyak tetangga baru nampaknya yang belum saya kenal. Lagipula lumayan, hadiahnya handphone. Kali aja menang, kan bisa dijual HP nya buat modal laen. Hehe.

Final diadakan tanggal 16 Agustus. Lama banget emang. Mungkin biar bisa latihan dulu. Lawan berikutnya jago banget nih. Technically, sebenernya gak terlalu takut. Tapi mentally, kayaknya bagus banget. Wah, wah, jadi deg-deg an.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s