RINDU NATSIR

Entah kenapa akhir-akhir ini ada selera yang berubah di diri saya. Politik bagi saya, beberapa waktu yang lalu, merupakan sesuatu yang asing. Melewat begitu saja seperti iklan dalam hidup. Tapi, setelah membaca uraian semi-panjang tentang Muhammad Natsir, saya menjadi tertarik mengetahui seluk beluk dunia politik, khususnya di Indonesia.

Saya bangga bahwa Indonesia sempat memiliki tokoh politik seperti Muhammad Natsir.

Politik bukan menjadi kendaraan pencapaian harta dan kedudukan. Melainkan perjuangan ideologis. Ideologis cenderung lebih kuat dan mengakar dalam diri seseorang. Lebih kagumnya, walaupun perjuangannya berbasis ideologis, namun beliau tetap santun dan menghargai lawan main politiknya.

Kedudukan yang didapat untuk tokoh sekelas perdana mentri pun tidak membuat kehidupannya mewah. Rasanya beda banget yah…

Sekarang secara etika saja, politikus kita sudah carut marut. Ada yang disuap mau, main perempuan, hidup bermewah-mewahan dari uang negara, dan masih banyak lagi. Pokoknya lebih banyak yang berbau tidak etisnya. Menyedihkan memang. Terus bagaimana ya kira-kira? Apa Indonesia masih mungkin mengembalikan tokoh-tokoh politik yang memiliki idealisme layaknya Natsir?

Aduh, masih belum bisa jawab euy saya.

Yang jelas, saat ini politik jadi begitu cantikbagi saya. Kata politik bagi saya tidak lagi identik dengan tikus. Tetapi dengan Natsir. Jadi ingin mendalami lagi dunia politik ini. Tapi kanan-kiri banyak yang belum mendukung. Kenapa yah….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s