BATAM (5)

Pagi ini segar. Sayang saya baru benar-benar menikmatinya sekira pukul 09.00. Karena tadi baru tidur pukul 5.00. Usai menyaksikan pertandingan mendebarkan perempat final EURO 2008 antara Rusia dan Belanda. Yang dimenangkan oleh Rusia dengan skor 3-1.

Pagi ini saya langsung mandi, mencuci baju dan menyetrika. Perut kemudian memanggil-manggil marah. Minta diisi. Dua minggu disini, saya kenyang dengan masakan Padang. Rela akhirnya jalan-jalan keliling komplek seberang untuk mendapati masakan lain. Dapatlah saya makanan khas Jawa, “Pondok Klaten” namanya.

Masakannya Jawa banget. Tongseng kambing, ayam bakar, soto ayam, pecel lele dan lain-lain. Minumannya tetep “Teh Obeng”. Itu adalah sebutan khas orang Batam untuk es teh manis. Lucu juga ya? Saya senang sekali menyebutnya.

Enak banget. Nikmat banget. Kangen ini terobati. Masakan Jawa. Ho… Emang lidah saya banget Jawa itu. Sempat berfikir untuk menjadikannya tempat makan tetap disini. Sudah sangat komplit variasinya. Tetapi tampaknya itu sulit terwujud. Mahal sekali. Sekali makan bisa Rp. 13.000. Sedangkan kalau di Padang bisa Rp. 9000 – Rp. 11.000.

Waduh, nampaknya memang hanya bisa jadi tongkrongan seminggu dua kali aja “Pondok Klaten” ini.

One thought on “BATAM (5)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s