BATAM (10)

Seafood di Nongsa.

Tadi malam, saya diundang ke makan-makan syukuran adik ipar sepupu saya yang baru saja diterima kerja di perusahaan penerbangan lokal. Tepatnya di Kafe Terapung di daerah Batu Besar. Cuman mereka menyebutnya Seafood Nongsa. Karena arahnya menuju Nongsa. Tempat ini ditempuh sekitar 20 menit dari pusat Kota Batam. Dekat sini terdapat resort yang kalau weekend biasanya penuh dengan turis dari Singapura. Tadi malam pun begitu. Rasanya sedikit sekali pribumi yang makan disana. Sebagian besar adalah orang Singapura. Ternyata, selidik punya selidik, tempat ini dekat pelabuhan penyeberangan ke Singapura.

Santapan yang khas disini adalah Rajungan dengan bumbu khas. Kalau kata saudara saya, bumbu di setiap tempat sea food punya rasa sendiri, berbeda tiap tempat. Beberapa makanan yang disuguhkan.

Udang Steam. Udang disini besar-besar. Bumbunya sederhana sepertinya. Yang paling ketara adalah bawang putih. Kalau dilihat sekilas, Nampak biasa-biasa saja. Tapi rasanya… Mak nyus! Gurih banget. Bumbunya kerasa sampai ke dalam daging yang tertutup oleh kulit udang nya. Enaknya disantap dengan bumbu asem pedas khas kafe seafood ini juga.

Rajungan Bumbu Pedas. Kalau melihat penampillannya, saya yakin, mmulut kita pasti langsung ngiler. Hehe. Warna bumbunya bicara. Kalau masakan ini sedap sekali. Tulangnya berbeda dengan kepiting. Lebih empuk. Sehingga tidak perlu capit besi untuk memecahkannya. Cukup digigit saja. Krek! Langsung pecah cangkangnya, dan dengan sedikit bumbu aslinya, rasanya sudah teras gurih sekali. Syruup! Rasa aslinya saja sudah sangat gurih. Apalagi diberi bumbu. Kalau makan rajungan ini, perlu usaha besar. Tapi disitulah kenikmatannya. Tapi sayang, perut saya tidak kuat. Suka langsung sakit perut. Jadi saya tidak mau mencoba lagi. Huhu. Padahal enak banget.

Sotong Goreng Tepung. Sotong ini mirip cumi-cumi. Hanya saja ukurannya lebih besar. Jadi sekali lahap, glek! Bisa bikin perut kenyang. Sederhana saja diolahnya. Goreng tepung menjadi favorit pengolahannya. Tadi malam, ini adalah makanan yang paling ditunggu. Betapapun enaknya yang lain, sotong tetap paling enak dan gurih. Mungkin karena rasanya enak dan tidak aneh. Tidak aneh? Ya. Untuk orang-orang yang jarang makan sea food, pasti cumi/sotong lebih familiar rasanya dibandingkan yang lain.

Baby Kailan. Tampak luarnya segar. Hijaunya bagus, daunnya lebar. Sekilas seperti sawi, tetapi kalau dicoba langsung, pasti terasa bedanya. Kailan adalah sebuah sayur. Karena yang dimasak adalah yang ukurannya kecil, makanya disebut baby kalian. Pas banget untuk menemani makan sea food. Kalau saya sendiri, alasannya karena bosan dengan cah kangkung. Di Jawa banyak, jadi bosen.

Gong Gong Steam. Baru denger kan? Apaan sih gong gong? Nah, ini masakan unik yang saya temui tadi malam. Gong-gong itu sejenis siput, tetapi bentuknya besar. Ppasti kita familiar dengan kerang-kerang yang bagus dan suka dijual untuk hiasan akuarium. Nah, pertama kali saya melihat makanan ini, saya bergumam, “Duh, cangkangnya sayang amat kalau dibuang. Bagus banget soalnya. Mending dibawa pulang dan dijadikan hiasan”. Hehe. Agak norak. Tapi serius loh, bentuknya bagus banget. Dagingnya sih biasa, layaknya kita makan kerang saja.

Cah Kang Kung. Biasa ya? Saya tidak sempat mencicipi. Karena perut saya ini sudah penuh dashyat. Inget timbangan juga soalnya. Hahaha.

Kerang Steam. Tak ada yang berbeda dengan yang ada di Jawa. Hanya saja ukurannya besar. Tapi kesel juga makannya. Ukurannya lebih besar dari yang di Jawa. Tapi ternyata ukuran cangkangnya saja. Tidak dengan dagingnya. Dagingnya kecil. Bahkan bisa dibilang sama dengan ukurang daging kerang-kerang di jawa. Cape deh… Untung makannya gampang.

Sambal Asem Pedas dan Sambal Manis Pedas. Sambal ini pasti ditemui di setiap kafe sea food di Batam. dari empat kafe seafood yang saya kunjunngi sih, rata-rata begitu. Saya lebih suka yang asem pedas. Karena lebih pas dengan seafood. Kalau yang manis pedas, rasanya lebih cook dimakan dengan cakue Bandung.  ;P

Air dan Buah Kelapa Muda. Jarang saya makan atau minum buah ini. Tapi karena kejadian keracunan rajungan beberapa waktu lalu, saya jadi memilih ini setiap makan seafood. Mungkin bisa meminimalisir racun atau alergi seafood. Hehe. Badan ini cupu ternyata.

Nah, mungkin beberapa list makanan di atas bisa jadi acuan teman-teman yang ingin berkunjung ke Batam dan menikmati seafood nya. Jangan masakan padang mulu. Hehe. Oia, for your information, seafood disini murah lo. Jauh lebih murah daripada di Bandung tentunya.

One thought on “BATAM (10)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s