10 KADO KAPE ADIN [di blog KP EL 05)

Hampir dua minggu jalan. KP di Batam ini, secara kelimuan mungkin gak terlalu high tech. Walaupun alat-alatnya high tech, tapi semua itu beli. Jadi Indonesia menjadi operator, terlebih ada sistem SCADA. Operator tinggal klik, klik, klik. Beres. Rusak? Service? Atau Lembiru? Lempar beli yang baru? Gak tau lah. Jadi gak akan kubahas itunyah. Dari hati yang paling dalam ajah… alah…

Inilah yang kurasakan…(Huek!)

  1. Pembimbing kok niat. (kok make ‘kok’? wekekek). Gak nyangka uy. Ternyata KP di PLN gak nyampah-nyampah amat. Hehe. Gak bisa dibilang gak nyampah juga, soalnya kalau kebetulan pembimbing lagi rapat. Ter…Lan…Tar… Dan pertama kali datang ke BCC (Batam Control Centre) di Baloi, saya bertemu pembimbing. Seorang minang yang ramah, tekun dan low profile. Pesan dia yang selalu gw ingget, “Belajarlah yang banyak diik, disini tanya-tanya saja. Wajah kami memang seram-seram. Tapi hati kami baik. Jangan ragu-ragu belajar ke bapak-bapak dispatcher. Walaupun mereka STM, tapi ilmu mereka banyak. Mungkin yang dia tahu, kita tidak tahu. BEgitu juga sebaliknya. Kita sama-sama belajar ya, saling mengisi.” Thanks Pak PP. Setelah itu rasanya wawasan ini banyak bertambah. Kuncinya satu, NANYA NANYA NANYA. gak ding, satu aja, NANYA.
  2. Lima SDM di BCC. Di kantor saya cuma ada lima pegawai. Satu boss, satu evaluator, satu planner dan dua dispatcher. Dikit yah? Namanya juga Batam, kecil lah kalau dibandingkan Jawa sana. Pak SN : mengajarkan saya bahwa ide itu mahal. Ide itu paduan inisiatif, kecerdasan dan kreatifitas. Harusnya ini banyak lahir dari anak-anak ITB macam ente. Untuk perbaikan dan kemajuan bangsa. Dia merasakan potensi itu ada melihat alumnus-alumnus kita. Beliau yang paling getol ngajarin saya dan maksa saya ngoprek MATLAB. gak masuk jadwal padahal. Pak B: Hidup itu indah, tergantung gimana kita ngeliatnya. Ngeliat dia tiap pagi kayaknya semangat betul bekerja buat istrinya (belum punya anak soalnya). Banyak hal simple yang dia lakukan buat ngebahagiain diri. (Dengerin lagu-lagu ‘getek’ cem kangen band dll, masang foto sandra dewi di desktop gede banget! dll). Tapi rupanya itu ngasih efek luar binasa, eh biasa, buat kinerjanya. Dispatcher: mungkin kalau tahu kerjaan mereka : ngambil data, catat dan pindahkan ke excel. Tapi di tangan mereka kebijakan-kebijakan listrik Batam digantungkan. Semangat ya bapak-bapak. Setiap setengah jam mereka update data menggunakan radio ke beberapa pembangkit di Batam. Seru-seru orangnya, winamp nya lebiih keren daripada pak Bosnya, Bapak B.
  3. PLN Batam bukan PLN yang kayak di Jawa toh. Tahukah anda? PLN itu kepanjangan dari perusahaan listrik negara? Ya iyalah… Masa… *Piiip* . Salaaaah… Hehe apa sih. PLN di Batam, itu adalah Pelayanan listrik nasional. Ini anak perusahaan PLN (persero) kayak P3B, PJB dll. Listrik di Batam mahal. Gak disubsidi. Hampir dua kali lipat di Jawa. Tar saya liatin kurva bebannya juga, hampir dataaaar. Unik, mungkin karena konsumsinya banyak untuk daerah industri. Nah, kalau tempat saya, BCC, itu kayak P3B nya PLN (persero).
  4. Don’t judge a man by it’s cover. Banyak pertolongan dan sapaan hangat yang tak terduga dari orang-orang yang kukira jahat. Haha. Tampang boleh serem, tapi berhati lembut. Dan biasanya saya bernafas lega… Fiuh… Kupikir kuharus jalan terbirit-birit kalau bertemu orang-orang serem kek gituh. Beberapa kali gak jadi lewat sebuah jalan, mending muter, gara-gara ngeliat orang-orang seram berkumpul. Hehe. Dipikir2… Ngapaiiiiin coba. Nyesel awak.
  5. Bekerja itu ibadah, haduh… beurat euy...Kontrol sistem di beberapa instansi pemerintah mungkin renggang. Jadi kalau ada nyampah-nyampah gitu, mungkin banget. Tapi emang, beberapa orang bekerja tidak lagi untuk uang atau untuk memenuhi laporan KP. Hehe. (Hayo loh…siapa yang gitu??). Tapi untuk divisi teknik biasanya agak bagus. Soalnya mereka kalau macem-macem langsung kerasa. Listrik padam, alat rusak, data gak ada, dll. Hehe. Kasian deh anak teknik. Kasian atau beruntung ya? Tapi di sistem seperti apapun, saya menjadi percaya, kalau seseorang memiliki mentalitas yang bagus, dimanapun dia, sepertinya tetap stay fun and prof. Mereka bekerja untuk masyarakat yang lebih baik. Kelihatan dari visi mereka. Banyak orang bekerja sepertinya hanya bervisi pendek, dapur mengepul. Atau paling panjang sampai beberapa saat menuju liang lahatnya. Tapi untuk bapak-bapak hebat itu, gaji besar hanya bagian dari resiko kerja kerasnya. Beberapa orang bersyukur dengan anugerah yang Tuhan kasih dengan menyalurkan berkahnya ke masyarakat luas. Huamm… Bisa gak ya akyu? Kamyu? Kita? Wallahu’alam.
  6. Ilmu-ilmu yang sudah, sedang dan akan dipelajari. Operational system, perencanaan (harian dan bulanan), evaluasi (bulanan), short circuit, load flow, pemeliharaan, transmisi, Gardu induk, ETAP, SCADA. Moga nanti kita bisa berbagi.
  7. “Adinda Ihsani Putri, SMEwanna be. Dua minggu ini kenyang berkutat dengan excel. Ini yang bikin otak jd gak jelas susunannya. (kalo lo sih gw yakin gak akan man. “Ck. Excel doang…”, Gumam Iman_andeh. haha. ampyun man.). Mpe kacamata gw patah coba. (ini ada yang gak nyambung. coba dicek aja yang mana). Beres KP disini insya Allah langsung di wisuda di gedung pusat PLN Batam dan dapet gelar SME a.k.a. Sarjana Microsoft Excel.
  8. Beberapa mata kuliah yang kupikir terpakai selama KP. Teknik presentasi, konsep teknologi, PRE, Agama, RE, OOP, ProbStat, Anum, TransDa dan MME.
  9. Capek kalau nulis begini curi-curi internet.
  10. Sedih kalau tak guna. :((

Itu ajjah… Thanks buat yang lain. Gw seneng bacanya. Jadi kaya ilmunya. Seruuu!

Adin “Ranger Kuning”

Siang kosong (kegiatan, perut, hati) di BCC Batam

Ngenet penuh dosa -Sya ampuuun-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s