JAUH, GIMANA YA RASANYA

Aduh aduh. Nasib jadi orang Bandung. Dimana kota ini begitu indah, nyaman dan nyaris lengkap. Hehe. Narsis. Tapi emang bener kok. Sejauh ini, kota yang bikin hidup lebih nyantei dan nyaman yang pernah saya kunjungi masih Bandung. Dari penghujung 1999 sampai sekarang saya masih tinggal di Bandung. Dan lebih nyamannya lagi, saya tinggal selalu dengan orang tua.

Namun, sebentar lagi saya akan KP. Tampaknya akan jadi anak kos selama dua bulan disana. Gimana ya rasanya jauh dari keluarga.

Mungkin bagi sebagian pembaca yang sudah bertahun-tahun merantau, ini lucu. Tapi sungguh, saya masih cupu urusan rantau-merantau. Kalau ada acara PII saja, saya butuh tiga hari lamanya untuk mengatasi homesick. Padahal acara PII yang jauh tidak pernah lebih dari sepuluh hari. Ini enam puluh hari. wah wah wah.

Beberapa waktu yang lalu saya bilang ke Ummi. “Mi, temenin Nda seminggu dulu ya disana.” Ummi sempat mengiyakan. Tapi saya malah jadi takut. Takut saya gak belajar jauh dari keluarga. Dan untungnya, Ummi akan sibuk pada waktu-waktu itu. Jadi tidak jadi menemani.
Pikiran-pikiran aneh saya:

Tar makanannya disana kek mana ya?

Trus temen kosannya kek mana ya?

Kamar mandinya di dalem atau di luar?

Tar kalau gak bisa tidur, ngapain ya?

dan lama-lama, saya menyadari. Kalau saya masih kekanak-kanakan. Bergantung pada orang-orang di sekitar saya. Hum… So?

DARR!! Jadi kesamber sama semangat baru saat menulis ini. Ya, ini momen berharga sebenarnya buat saya. Buat belajar hidup dan berdiri di atas kaki sendiri. Jadi deh sekarang harus membekali diri dengan keberanian dan optimisme. Kalau semua pertanyaan dan keresahan itu jawabannya ada di dalam diri saya sendiri.

Semoga dengan KP ini memberikan banyak pembelajaran untuk diri saya. Amiin. Buat teman-teman EL ITB 2005 yang lain. Selamat KP dan manfaatkan setiap detikmu nanti untuk belajar. dan jangan lupa oleh-olehnya. Oleh-oleh ilmu yang didapat dari KP, cerita-cerita lucu, haru apapun pokoknya inspiring dan tentunya makanan khas daerah tempat kalian KP. Hehe.

3 thoughts on “JAUH, GIMANA YA RASANYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s