NGARAUP KUSIKU

Kadang hati ini merasa galau. Tak tentu arah. Kadang tidak pernah cukup apa yang kita mau. Semua kurang ini, kurang itu. Mau ini, maunya itu. Manusia… Manusia… Memang tidak pernah puas. Pernahkah anda merasa hal yang sama?

Kalau iya. Ada hal yang perlu kita ingat. Manusia memiliki keterbatasan. Ada kejadian menarik tadi malam.

Saya dan Anas mencari makan malam di luar. Kebetulan saya sedang tidak lapar. Jadi, hanya menemani saja. Sambil menemani, saya ingin menyelesaikan buku agenda harian dan bulanan saya. Saya harus mengedit, mencetak dan menjilidnya. Alih-alih menemani Anas, saya malah sepeti yang minta ditemani mengurus agenda.

Sempat makan, sebentar saja. Anas membelikan teman kosannya makanan. Tapi karena mengurus agenda saya memakan waktu yang lama, tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 22.00. Sudah terlalu malam untuk perempuan keluar. Begitu juga Anas, yang makanannya sudah ditunggu oleh teman kosannya. Tapi entah kenapa saya ingin buku agenda itu beres malam ini.

Melihat mata Anas yang tidak seperti biasanya, saya mulai memiliki perasaan yang tidak enak. Segera saya membicarakannya. Dia meminta untuk melanjutkan mengurus agenda ini keesokan harinya. Tapi saya merasa esok saya tidak akan ada waktu. Dan saya adalah tipe orang yang ingin menyelesaikan segala sesuatunya dengan cepat, saklek kalau bahasa Sundanya. Tidak ingin tidak selesai. Alhasil, suasana menjadi tidak enak.

Anas kemudian berkata, “Udah toh… Gak mungkin kita bikin buku yang ribet ini semaleman… Kan masih ada hari esok… Lagian ini udah malem banget… Gak bagus…”

“Tapi nda pengen selesai malem ini. Nda pengen segera punya buku agenda biar semua kerja harian terjadwal. Biar enak.”

“Iya… Tapi kalau gini kan bikin capek dan malah gak enak.”

Sempat sedih dan merasa gagal mewujudkan target hari ini, menyelesaikan Buku Agenda Pribadi.
Saya berfikir sejenak dan terhentak. Rasanya sering sekali menghadapi suasana seperti ini. Suasana dimana saya ingin mewujudkan target sesuai dengan keinginan dan bersamaan dengan target-target lainnya atau berhubungan dengan orang lain.

Kelemahan manusia seperti saya sepetinya. Ingin meraup semua dengan cepat dan tidak bersabar dengan proses. Tujuan yang dibuat mungkin sudah benar dan terencana. Tetapi kurang mengukur diri dan lingkungan tentang kesanggupan mewujudkannya. Semua ingin didapat, ingin ngaraup kusiku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s