Selamat Pagi Dunia

Malam tidur sebelum waktunya. Padahal masih ada Tugas Pendahuluan Praktikum yang harus dikerjakan dan Modul Praktikum yang harus dibaca kalau tidakmau bengong saja ketika praktikum. Sempat kaget… Tetapi ternyata membuat tidur tidak nyenyak karena masih ada tanggung jawab. Terbangunlah pukul 4.00. Wow dingin sekali udara Bandung pagi ini. Tapi segar sekali.

Laptop dinyalakan dan mendownload softcopy keduanya. Hwahaha. Masih deadliner saja saya sampai saat ini. Padahal kesibukan biasa-biasa saja. Tapi ya sudahlah dihadapi dan dinikmati saja. Daripada bikin stress kemudian sakit (seperti minggu-minggu kemarin banyak bolos karena tepar a.k.a. sakit panas dingin gara-gara stress. Haha. Kasian ya saya).

Selamat pagi dunia!!

Saya sudah menyusun untuk menyiasati hari mu! Let’s c…

TERIMAKASIH SEMUA

Jelas, kita hidup di dunia ini tidak hanya dengan hal yang kita sukai. Tetapi juga, kita hidup dengan hal yang tidak kita sukai. Jangan marah dulu. Itu jika kita mengenal like and dislike dalam kehidupan. Walaupun terdengar sangat naif, namun saya percaya beberapa orang hidup dengan salah satu di antaranya saja.

Lalu kalau saya bertanya, Siapakah kita ini? Maka, untuk beberapa kasus, saya memberikan beberapa pilihan untuk dijawab. Pertama, kita adalah apa yang kita pikirkan. Kedua, Kita adalah produk dari proses interaksi kita dengan semesta. Ketiga, saya tidak tahu lagi. Tapi saya yakin, ada banyak cara untuk menjawab pertanyaan itu.

Kita garis bawahi produk dari proses interaksi kita dengan semesta. Ya, semesta kita adalah semua. Bahkan dengan hal yang tidak kita sukai. Kadang orang mengkhayal untuk mengenyahkan hal-hal yang tidak disukai. Padahal, kalau manusia bersyukur dengan kondisi nya saat ini. Minimal tidak menyesalinya. Manusia perlu mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang pernah hadir di kehidupannya. Telah membentuknya sampai kondisi seperti sekarang ini.

Namun, kalau merasa tidak puas dengan diri sebagai produk tersebut? Maukah ikut merekayasa dunia di sekitar anda dan merekayasa diri anda? *hope this will be the next post topic*

HADAPI HIDUPMU

Hidup penuh dengan masalah? Itu sebuah kepastian. Bayangkan dulu saja, hidup tanpa masalah, semua terpenuhi. Kalau saya pribadi kelak menjadi bosan pasti. Dan kemudian memilih untuk terjun bebas ke dunia nyata dan penuh masalah ini.

Tugas kita dalam hidup bagi saya adalah BELAJAR. Belajar banyak misteri Tuhan. Bergaulah, maka kita akan menemukan masalah. Dan… Hey, mau kemana? Jangan pergi dan mencari yang baru! Selesaikan dulu. Tuhan mencintai pekerjaan yang sempurna… Jangan pernah lari, jangan pernah diam, kemudian menangis… Hadapi saja dengan cara yang indah…(Saya sering menyebutnya elegant)

Sudahkah kita gently face it? Well, sekarang kita mencari pembelajaran baru! Jangan pernah berhenti karena merasa berumur… Tetapi duduk sebentar dan melihat ke belakang sejenak… Apa yang anda lihat? Renungkanlah dan segera mengayuh kembali sepeda ke depan…

Sahabat saya pernah berkata pada saya, “Hidup ini layaknya sepeda Teh. Agar tidak jatuh ada dua cara. Berhenti mengayuh atau terus mengayuh ke depan.”

Mana yang akan kita pilih?!