MENYICIL

Beban dalam hidup kita mungkin besar mungkin juga kecil. Bagaimana kita melihatnya. Kalau kata orang bijak, Hidup adalah Apa yang Anda Pikirkan. Ada benarnya juga. Karena mungkin pada setiap masalah yang dihadapi bukan dia, bukan mereka, bukan kamu, tapi aku masalahnya. Menggeser kacamata mungkin bisa menjadi solusi untuk diri memandang kesulitan dalam hidup dan merubahnya menjadi ringan atau menjadi kesukacitaan.

Tetapi buat orang seperti saya, yang mikirnya saja sudah sulit, harus mereduksi kesulitan dengan langkah-langkah kecil yang realistis namun progresif. Ternyata itu juga sumber kemudahan bagi saya. Itulah kenapa akhir-akhir ini saya berfikir, asyik juga ya ternyata menyicil itu. Menyicil dosa, menyicil kebaikan… Banyak hal ternyata yang bisa kita cicil dari kehidupan ini.

Menyicil bikin orang ‘tidak merasa’. Lebih relaks, lebih santai… Tugas, belajar ilmu, berproses dengan pasangan, dididik oleh orang tua, ternyata semua hal yang membentuk diriku ini adalah proses menyicil… Wha… Memang manusia ini tidak sempurna… Jadi mungkin memang begitu caranya ‘menjadi’…

Semoga hati ini selalu sabar dalam menyicil hidup…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s