CANDU BOLOS

Mungkin mahluk bernama Adinda ini masih belum dapat dikatakan sepenuhnya mantep sebagai manusia dewasa. Masih ada saja ‘kenakalan-kenakalan’ ala remaja SMA yang masih melekat di diri. Salah satunya membolos. Kalau dianalisa, membolos bukan hal yang memberikan untung. Kecuali, kalau emang badan lagi bener-bener gak fit.

Tapi yang namanya bolos selalu diakhiri dengan penyesalan. Karena selalu merusak ritme kuliah yang dibangun sebelumnya. Lebih jauh, bolos kadang membuat candu. Jika sudah bolos sekali, perasaan masih bisa mengakali alasan kenapa harus bolos. Supaya tidak terlalu dihinggapi rasa bersalah. Namun kedua, ketiga, bisa membuat putus asa kalau masuk ke kelas lagi. Tidak nyambung dengan pokok bahasan, sehingga susah sekali untuk fokus.

Bolos tidak pernah direncanakan di awal semester. Mungkin ini urusan iman. Katanya berencana saja memang tidak cukup. Jadi selain berencana, memang harus menjaga iman untuk tetap konsisten. Itu mungkin yang mahal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s